Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat. Tahun 2025

Halo #TemanMembangun

TASIKMALAYA,  Senin, 22 Desember 2025 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat.

Rakoor ini bertujuan untuk mensinkronkan program kerja lintas perangkat daerah demi memenuhi indikator tatanan kota sehat yang berkelanjutan dengan harapan mendapatkan Swastisaba Wiwerda pada tahun 2027 mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat

Pendahuluan

Program Kota Sehat merupakan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi seluruh masyarakat. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh koordinasi yang efektif antar pemangku kepentingan, yang tergabung dalam Tim Pembina Kota Sehat. Koordinasi yang baik akan memastikan setiap program berjalan selaras, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Pengertian Tim Pembina Kota Sehat

Tim Pembina Kota Sehat adalah tim lintas sektor yang dibentuk oleh pemerintah daerah untuk membina, mengarahkan, dan mengawasi pelaksanaan program Kota Sehat. Tim ini biasanya terdiri dari unsur pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat.

Pentingnya Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat

Koordinasi menjadi kunci utama karena program Kota Sehat melibatkan berbagai sektor, seperti kesehatan, lingkungan hidup, pendidikan, perumahan, perhubungan, dan sosial. Tanpa koordinasi yang baik, program dapat berjalan sendiri-sendiri, tumpang tindih, atau tidak berkelanjutan. Dengan koordinasi yang efektif, sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal dan tujuan bersama dapat tercapai.

Bentuk Koordinasi yang Dilakukan

Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:

  1. Rapat koordinasi rutin untuk membahas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

  2. Sinkronisasi program lintas sektor agar kegiatan setiap perangkat daerah mendukung indikator Kota Sehat.

  3. Pembinaan dan pendampingan kepada forum Kota Sehat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

  4. Monitoring dan evaluasi terhadap capaian program serta kendala yang dihadapi di lapangan.

  5. Komunikasi dan pelaporan yang transparan antara tim pembina, forum Kota Sehat, dan masyarakat.

Tantangan dalam Koordinasi

Beberapa tantangan yang sering dihadapi dalam koordinasi Tim Pembina Kota Sehat antara lain perbedaan prioritas antar sektor, keterbatasan anggaran, kurangnya pemahaman tentang konsep Kota Sehat, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama, kepemimpinan yang kuat, dan komunikasi yang efektif.

Upaya Meningkatkan Koordinasi

Untuk meningkatkan koordinasi, Tim Pembina Kota Sehat dapat melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat regulasi dan kebijakan pendukung, memanfaatkan teknologi informasi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha.

Penutup

Koordinasi Tim Pembina Kota Sehat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kota yang sehat dan berkelanjutan. Dengan kerja sama lintas sektor yang solid dan terkoordinasi, program Kota Sehat tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

#kotasehat #bappeda #tasikmaju